Tampilkan postingan dengan label AGENDA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AGENDA. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 November 2010

Selamat Datang Ruh Baru Gerakan Mahasiswa Makassar

Ahad (30/10/2010), bertempat di Masjid Pusat Pesantren Daarul Istiqomah Maccopa’ Kabupaten Maros, penutupan Super Leadership Training (SLT) yang di adakan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Makassar berlangsung lancar, hikmat dan penuh semangat. 200 peserta secara resmi dilantik oleh Ketua KAMMI Daerah Makassar sebagai anggota KAMMI. Para peserta tersebut datang dari berbagai kampus di Makassar, diantaranya Unhas, UMI, Poltek, Unismuh, Poltekkes, Stikes nani hasanudin, UIN Alaudin serta UNM. Dalam amanat penutupannya, Ketua KAMMI Daerah Makassar kembali menegaskan tafsir Muslim Negarawan untuk dipahami dan di internalisasi oleh seluruh kader KAMMI. Setelah penutupan dilakukan secara resmi, selanjutnya para anggota KAMMI yang baru tersebut bersalam-salaman dengan pengurus KAMMI Daerah Makassar dan panitia pelaksana. Suasana haru dan penuh semangat memenuhi atmosfer pesantren Daarul Istiqomah.
Usai bersalam-salaman, foto bersama sebagai salah satu momen yang berkesan tak lupa dilaksanakan. Mengabadikan cinta pertama bersama KAMMI. Semoga SLT KAMMI Daerah Makassar ini menjadi gerbang bagi munculnya aktivis-aktivis mahasiswa dan menjadi lokomotif yang membawa perubahan besar bagi umat dan bangsa. Selamat datang kepada para calon Muslim Negarawan, seperti nama tempat pelaksanaan SLT di Daarul Istiqomah ini melahirkan kader-kader militant dan istiqomah. Menjadi aktivis bukanlah suatu yang kita cita-citakan sejak kecil sebagai mana kita bercita-cita menjadi sarjana. Akan tetapi menjadi aktivis adalah panggilan moral dan tanggung jawab kita sebagai kelas menengah di dalam struktur social yang bisa menjadi bridge kaum elit masyarakat bawa. Begitu gelar mahasiswa itu menyemat di pundak kiri kita, maka saat itu pula di pundak kanan kita tanggung jawab moral sebagai aktivis menjadi keniscayaan. Sekali lagi, selamat datang, Allahu Akbar!!!(JD/Hms)

Kamis, 21 Oktober 2010

CITIZEN REPORTER : Ada DIARI KAMMI di LAN Antang

Laporan Jusman Dalle, Humas KAMMI Daerah Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM -- Minggu pagi, 15 Agustus 2010, bertempat di LAN Antang Makassar dilaksanakan kegiatan DIARI (Dialog Anak Negeri) yang diadakan oleh Social Service Center (SSC) yang berada dibawah naungan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Makassar.


Kegiatan ini merupakan moment pengisi kemerdekaan Indonesia dan mengundang Ketua KAMMI Pusat, Rijalul Imam, S.Hum, M.Si dan E.Z. Muttaqien Yunus selaku ketua F-KAPMEPI (Forum Kader Moral dan Etika Pemuda Indonesia) sebagai pembicara.

“DIARI bertujuan untuk membangkitkan semangat nasionalisme pemuda Indonesia, khususnya yang berada di Makassar, dan melihat kondisi mereka saat ini.

Acara yang kami siapkan atas kerjasama PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat) Makassar dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai kampus di Sulsel, seperti Unhas, UNM, STIKES Nani Hasanuddin, Poltekkes Makassar, Unismuh, Politeknik Negeri Ujung Pandang bahkan dari luar daerah, Luwu Timur.

Dengan tema “Persembahan Anak Negeri, Dari Makassar Untuk Indonesia: Aku Cinta Indonesia”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi moment positif sebagai pengisi kemerdekaan Indonesia dari kalangan pemuda”, tutur Arif Ardiansyah selaku ketua panitia acara tersebut.

Sebelumnya, kegiatan ini dibuka oleh Ketua KAMMI Daerah Makassar, Jihad Harun Sandiah, S.Kg.

Selain mengadakan kegiatan serupa, SSC KAMMI Daerah Makassar yang berslogan “Menggugah Nurani, Tingkatkan Pengorbanan” ini memiliki desa binaan di Kera-Kera (sebuah perkampungan pemulung yang berlokasi di belakang Kampus Politeknik Negeri Ujung Pandang) dan juga telah banyak mengadakan kegiatan sosial lainnya: Sekolah Ahad untuk anak-anak pemulung, Bakti Sosial, Pembinaan TPA, pemberian beasiswa bagi yang tidak mampu, dan untuk menyemarakkan bulan Ramadhan sekaligus memeringati 17 Agustus-an, SSC juga akan mengadakan Upacara Bendera bersama anak jalanan pada 17 Agustus 2010 di Fly Over Makassar.(*)
Sumber http://www.tribun-timur.com